Sekarang saya dengar lagi musimnya trend 3D TV di Indonesia, bahkan juga di dunia. Jadi saya iseng-iseng cari informasi tentang 3D TV yang keren dan paling bagus di internet, lalu saya lihat ada topik menarik tentang persaingan 3D TV ini dari Consumer Reports.
Consumer Reports adalah majalah bulanan yang berasal dari Amerika Serikat, yang diterbitkan setiap bulannya oleh penerbit Consumer Union sejak tahun 1936. Isinya yang saya tahu, banyak membahas tentang review suatu barang serta jasa dan perbandingannya, berdasarkan survey dan laporan lainnya. Jadi, mereka nggak terima iklan di majalah mereka itu supaya tetap independen dan berada di pihak netral alias menjadi perantara yang adil antara produsen dan konsumen.
Selain itu, majalah ini juga menerbitkan tips dan informasi lainnya mengenai petunjuk pembelian. Saat ini sudah ada 7.3 juta orang di seluruh dunia yang berlangganan majalah tersebut.
Beberapa waktu lalu saya sedang jalan-jalan di Senayan City bersama teman-teman komunitas game saya. Sesampainya disana saya melihat ternyata LG sedang mengadakan pameran untuk mempromosikan produk terbaruyang disebut THE NEXT GENERATION 3D TVsebagai produk teranyar LG. Kami memutuskan untuk mampir dan melihat-lihat pameran tersebut.
Begitu masuk, saya langsung tertarik melihat SPG yang sedang memainkan game 3D. game yang dimainkan terlihat sangat mengasyikkan karena dari cara dia bermain, terlihat jelas kalau dia seperti berada dalam game itu.
CINEMA 3D
Mata saya langsung tertuju kepada game console yang sedang digunakan, Xbox 360. Tanpa ragu-ragu, saya langsung bertanya kepada SPG tersebut tentang komparasi Xbox360 dengan 3D TV. Betapa menyenangkan begit mendengar jawaban dari SPG tersebut yang menginformasikan kepada saya kalau untuk bisa memainkan Xbox di 3D TVtidak perlu menggunakan aplikasi ataupun alat tambahan lagi. Hanya tinggal sambung kabel LAN dari Xbox tersebut ke 3D TV, maka kita pun sudah bisa langsung bermain. Yang lebih menggembirakan lagi, game dengan format 2D pun bisa dimainkan dalam format 3D hanya dengan memanfaatkan program Konversi dari 2D ke 3D yang sudah tersedia di menu.
CINEMA 3D
Terlihat jelas dari gambar diatas kalau memang tidak ada alat tambahan dan aplikasi tambahan.
Kemudian saya pun berputar-putar lagi untuk melihat-lihat. Ternyata LG tidak hanya sekedar menggelar pameran untuk promosi produknya. Di pameran itu terlihat berbagai alat peraga agar para pengunjung bisa langsung mencoba yang sedang dipamerkan.
Dari alat-alat peraga tersebut, satu panel membuat saya terpaku sesaat, ternyata sudah mendapat sertifikasi flicker free sebagai pengakuan pertama yang bebas kedip.
FLICKER FREE
Itu karena sudah menggunakan teknologi kacamata 3D terbaru yang menggunakan teknologi Film Patterned Retarder. Dengan teknologi ini berdasarkan informasi yang saya dapat dari SPGnya, sudah tidak ada lagi gambar berkedip seperti yang dirasakan di kacamata 3D konvensional, kita sudah tidak perlu takut kehabisan baterei karena kacamata 3D LG ini sama sekali tidak memerlukan batere, tidak perlu takut pusing-pusing lagi setelah nonton karena tidak menggunakan transmitter electric yang menimbulkan gelombang elektromagnetik sebagai penyebab pusing tadi,dan yang paling saya senangi adalah, model kacamatanya yang keren dan ternyata tersedia dalam beberapa warna dengan bandroll harga 100ribu rupiah per pcs. Wow, sungguh kontras dengan kacamata konvensional yang dibandroll dengan harga bisa sampai sekitar 1,5 juta rupiah per pcs.
KACAMATA 3D
Saya pun kembali melihat-lihat. Dan begitu saya melihat ada satu unit 3D TV yang menampilkan video dari salah satu game online yang sering saya mainkan. Saya pun menanyakan kemungkinan untuk bermain online via 3D TV. SPG nya pun menjelaskan kalau dalam paket pembelian memang sudah termasuk dengan SMART TV untuk keperluan internet tv. Namun mengingat kuota bandwith yang diperlukan untuk bermain game online, dia tidak menyarankan bermain game online menggunakan fasilitas SMART TVnya. Selain bandwith, menurut saya untuk game controlnya pun sedikit lebih rumit karena itu berarti kita harus menggunakan stick control tambahan lagi. Saya pun menanyakan kemungkinan untuk mengkomparasi dengan PC saya sebagai monitor untuk PC saya. Betapa gembiranya saya karena ternyata bisa langsung dikomparasi dengan PC sebagai monitor tanpa perlu aplikasi ataupun alat tambahan. Hanya dengan menggunakan kabel LAN sebagai sambungan antara dengan PC, kita sudah bisa memiliki PC dengan monitor 3D. Itu berarti saya bisa main game online dalam format 3D dan anak saya pun bisa memainkan GAME PC favoritnya dalam format 3D.
CINEMA 3D
BAYANGKAN BERMAIN POINT BLANK, CROSSFIRE, DLL DALAM FORMAT 3D DI PC ANDA
Demikianlah yang bisa saya bagi dari kunjungan secara tidak sengaja ke pameran LG di Senayan City beberapa waktu lalu. Teman-teman saya pun langsung merencanakan untuk membelikarena salahsatu kelebihannya yang bisa dikomparasi dengan PC sehingga bisa bermain game online dengan format 2D dalam format 3D. Sudah pasti bermain game online favorit seperti Point Blank, RF Online, Rohan, dan sebagainya dalam format 3D akan terasa lebih seru.
(Menyambung postingan sebelumnya, klik disini untuk lihat postingan sebelumnya)
TV 3D LG CINEMA 3D yang tipe LW5700 bisa juga buat internetan, aplikasi, download, terus bisa juga ubah film 2D ke 3D, sehingga film yang biasa bisa diubah jadi film 3D, asikk kan… untuk konten lokalnya sendiri, LG punya 2 konten, yaitu detik.com sama kaskus. Terus SPG nya bilang remote TV 3D nya LG namanya Magic Motion Remote Control, jadi remotenya fungsinya sama kayak kursor gitu, tinggal klik aja, gambarnya sih ada, sayangnya barangnya masih belum ada kemarin, jadi nggak bisa di tes deh… Untuk listriknya pun, TV 3Dnya LG juga irit, kata SPG nya LG soalnya ada teknologi LG namanya Smart Energy Saving, jadi TV 3D nya LG dayanya sebesar 96 Watt.
Selama promo, setiap pembelian TV 3D LG, dengan bayar tambahan Rp 999.000 maka
Di rumah saya masih menggunakan TV CRT untuk menonton acara televisi sehari-hari. Saya ada rencana mau ganti ke TV yang 3D. Saya banyak bandingin berbagai TV 3D lewat internet dulu. Kebetulan pas saya lagi browsing di internet katanya ada banyak TV 3D baru yang akan dipasarkan di Indonesia. Jadi saya cari informasi lebih lanjut. Akhirnya saya memutuskan untuk cari sendiri aja informasinya di Electronic City.
Kemudian hari sabtu, 14 Mei 2011, saya jalan-jalan ke Electronic City yang di daerah Sudirman. Nggak taunya di sana lagi ada banyak TV 3D baru yang harganya murah-murah. Yang saya tau kalau nonton TV 3D yang paling penting tuh kenyamanan saat nonton TV 3D nya, soalnya banyak yang bilang kalau TV 3D biasanya kalau nonton pakai kacamata 3D sering bikin pusing, lelah mata, dan perlu di charge. Nah, jadi pertama saya bandingin semua kacamata 3D nya dulu biar saya bisa enak dan nyaman nonton TV 3D nya.
Yang pertama saya pergi ke Counter SAMSUNG, di sana TV 3D nya ada banyak, tapi saya mau tau kacamata 3D nya dulu, jadi saya minta tes kacamata 3D SAMSUNG sama SPG nya. Saya pakai kacamata 3D SAMSUNG buat tes nonton 3D, duduknya harus tegak lurus sama bidang layar TV 3D nya, pas saya miringin posisinya, malah gambarnya nggak ada alias jadi gelap, terus nontonnya juga nggak bisa lama-lama, soalnya kacamatanya tuh harus di Charge, ada baterainya. Saya tanya berapa harga kacamata 3D SAMSUNG, SPG nya bilang harga kacamata 3D SAMSUNG 350 ribu rupiah..
Lalu saya cari lagi ke tempat lain, yaitu ke counternya LG. Di LG saya cari SPG nya, kemudian saya tanya banyak tentang TV 3D nya.. di Counter LG sendiri ada banyak juga TV 3D nya, nah kemarin SPG nya kasih tes uji coba kacamata 3D LG katanya baru LG doing yang pakai teknologi terbaru di Kacamata 3D nya. Yaudah saya tes deh kacamata 3D LG, saya nonton TV 3D LG CINEMA 3D pakai kacamata 3D LG dengan posisi tegak lurus ke bidang layar TV 3D, gambarnya jelas, kemudian saya miringin kacamata 3D nya, eh gambarnya tetap jelas. Wah kok bisa ya? Saya coba lagi nontonnya dari samping dan ternyata gambarnya juga masih tetap jelas… keren nih LG CINEMA 3D …
Saya tanya ke SPG nya LG, kok bisa ya? Soalnya tadi saya coba di SAMSUNG kacamata 3D nya kalau dimiringin gambarnya jadi gelap. Terus si SPG nya LG jelasin, emang bener kok, 3D punya LG gunain teknologi terbaru untuk nonton TV 3D, supaya kita nyaman waktu nonton TV 3D, maka LG pakai teknologi 3D nya di layar TV bukan di kacamata 3D nya. Kata SPGnya teknologi LG ini pertama di dunia yang dipakai TV 3D yang hampir mendekati teknologi buat nonton TV 3D secara glassless. Kacamata 3D LG nggak pakai baterai, jadi nggak perlu di Charge deh dan ringan juga. Saya tanya berapa harga kacamata 3D LG, SPG nya bilang harga kacamata 3D nya LG sekitar 60 – 100 ribu rupiah, warna Kacamatanya juga banyak ada hitam, putih, biru, kuning, merah. Sayangnya untuk Kacamata 3D model Flip masih belum ada kemarin di Electronic City nya,, tapi di gambar ada sih.. oke deh pas banget, udah nyaman, nggak bikin pusing, enak dipakai, terus ekonomis juga lagi. Akhirnya saya lama banyak tanya tentang LG CINEMA 3D di counternya LG kemarin.
Seiring dengan perkembangan zaman, berkembang pula teknologi yang ada di sekitar kita. Salah satu teknologi yang berkembang tampak pada perangkat elektronik televisi. Ada TV 3D yang membuat kita dapat menyaksikan film dengan merasakan sensasi tiga dimensi.
Namun Conventional TV 3D yang dulu memiliki banyak kekurangan, misalnya dalam sudut pandang dan posisi kepala waktu menonton. Pada saat kita menonton TV 3D, sudut pandang kita harus ditengah dan posisi kepala kita harus tegak lurus dengan bidang layar. Apabila kita bergerak atau sudut pandang kita saat menonton dari samping, bahkan sambil berbaring, maka gambar akan menjadi gelap. Hal ini membuat penonton menjadi tidak nyaman menonton TV 3D.
Untuk mengatasinya, LG memberikan inovasi teknologi terbaru TV 3D dengan mengeluarkan Cinema 3D. Dengan LG Cinema 3D, maka masalah sudut pandang dan posisi kepala tersebut dapat diatasi. Kelebihan LG Cinema 3D adalah kita dapat nyaman menonton 3D dengan sudut pandang yang luas dan posisi kepala yang fleksibel.
# Ultra wide viewing angle
http://www.youtube.com/watch?v=7Mkl-kMFshE&NR=1
# HEAD POSITION
http://www.youtube.com/watch?v=wdYkbtB-Wdw
Video diatas menjelaskan pada saat sedang menyaksikan film 3D, dengan Conventional 3D penonton tidak bisa bergerak bebas, sedikit bergeser saja maka kualitas gambar menjadi kurang jelas dan kurang tajam. Selain itu, posisi kita harus 0o (nol derajat), duduk tegak lurus dengan bidang layar. Sulit menonton karena posisinya harus ditengah, bahkan pada saat kepala kita bergerak miring atau kita menonton dengan posisi tidur di sofa, maka gambar yang dilihat akan menjadi gelap. Conventional TV 3D kurang nyaman sebab gambar tidak bisa dilihat dari beragam sudut pandang.