Pages

Kamis, 02 Februari 2012

Jepang Membuat TV 3D Layar Sentuh


Di zaman modern ini, teknologi semakin berkembang dengan pesat. Kita dapat melihat perkembangannya dalam berbagai hal. Salah satunya adalah teknologi pada perangkat elektronik. Seperti misalnya handphone dan televisi yang sedang menjadi sorotan publik saat ini. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga di berbagai negara lainnya.

Perkembangan teknologi pada handphone misalnya adalah penggunaan sistem operasi terbaru, seperti Android dan iOS serta layar sentuh atau touchscreen. Begitu pula dengan televisi yang sekarang banyak digunakan berbagai teknologi. Contohnya adalah 3D TV, Smart TV dan Android TV. Bahkan baru-baru ini ada 3D TV yang dapat disentuh.




3D TV atau televisi 3D ini belum dipamerkan, namun prototipenya sedang dikembangkan tim peneliti dari negara sakura, Jepang. Teknologi 3D TV touchscreen ini adalah proyek yang sedang dikembangkan oleh organisasi penelitian Jepang yang bernama National Institute of Advanced Industrial Science and Technology.


Proyek utama mereka adalah mengkombinasikan teknologi touchscreen dengan teknologi 3D pada televisi. Sehingga nantinya penonton tidak hanya dapat merasakan sensasi 3D saat menyaksikan film 3D, namun juga dapat menyentuhnya.


Jadi nantinya diharapkan apa yang kita lihat pada 3D TV tersebut dapat kita sentuh dan rasakan. Misalnya saat kita menonton pertandingan bola, maka kita dapat menyentuh atau mencolek gambar bola tersebut dan dapat meregangkan benda-benda kenyal dalam gambar 3D tersebut.



Teknologi yang mereka kembangkan bekerja dengan cara mengubah bentuk gambar 3D ke dalam respons layar sentuh dengan bantuan kamera yang kita pakai di jari kita. Kamera tersebut berfungsi untuk memonitor dan memberikan sensor dari gerakan jari-jari kita ke sistem 3D TV. Sehingga gambar dapat merespon sentuhan jari kita.



Teknologi touchscreen pada 3D TV tersebut bisa dipakai di channel biasa, programing, timering, serta dapat juga digunakan pada konsol pemutar media. Selain untuk 3D TV, teknologi layar sentuh 3D ini nantinya dapat digunakan untuk membantu masyarakat, seperti menjadi alat bantu simulasi medis misalnya.

Rencananya, Televisi Touchable 3D ini akan segera diproduksi dalam jumlah besar. Menurut salah satu anggota tim peneliti ational Institute of Advanced Industrial Science and Technology, Noro Nakamura, pihaknya hanya tinggal menunggu pihak perusahaan elektronik yang mau untuk membeli lisensi produk ini dan memproduksinya sendiri secara massal.

Beberapa perusahaan elektronik yang sedang bersaing dalam 3D TV dikabarkan siap menggunakan teknologi layar sentuh tersebut. Seperti Samsung dan Sharp misalnya. Namun sistem layar sentuh 3D tersebut masih dalam tahap perkembangan dan penelitian lebih lanjut.

Diharapkan dalam beberapa tahun mendatang teknologi touchable 3D ini dapat dirasakan dan dinikmati oleh setiap pengguna 3D TV. Prediksi saya pribadi, mungkin sekitar dua hingga tiga tahun mendatang. Semoga saja kita dapat merasakan teknologi terbaru ini ya.




Sumber gambar :

11 komentar:

  1. menarik sekali bahasannya . kunjiungi juga Event Blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ya.. oke udah dikunjungi ya :)

      Hapus
  2. saya suka saya suka..... kunjungi saya juga ya Andika Eka

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga suka, hehehe... tapi bukan shizuka.
      oke di dikaekaka.blogspot.com ya

      Hapus
  3. beeeuuhhh........ HEBAT!! pengen nyoba nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kerennn... sama pengen nyoba tapi belum ada, hehe

      Hapus
  4. jepang emang hebat yaa dalam masalah teknologi ..
    top cerr deh

    mampir2 yaa Teknologi Baru Dalam Sepatu Bola Nike

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya keren banget ya Jepang.. Inovasi di teknologi canggih..

      oke, siap mampir ya

      Hapus
  5. Keren. Gimana rasanya ya bisa nonton 3D sekaligus bisa sentuh obkjeknya? Pasti asik banget. Semoga di Indonesia bisa segera ada 3D TV seperti itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. banget ya mbak Diva... sambil nonton 3D bisa dipegang2

      Hapus
  6. Lah kq bego banget kyaknya ....
    Lah pakai Remote control aja enak sambil tiduran ,lah ngapain pakai harus maju kedepan TV colak colek layarnya .
    Wakakakakakaka ....

    BalasHapus

Followers