Pages

Kamis, 21 Juli 2011

Mengenal Para Pemain Bass Hebat

Bermain Gitar Bass
Mari mengenal para pemain bass terhebat versi saya. Saya memilih Billy Sheehan, John Myung, Fle RHCP, Indro Hardjodikoro, dan Barry Likumahuwa sebagai para pemain bass terhebat itu.
Para pemain bass ini adalah para pemain bass yang mempunyai skill, tehnik, gaya bermain yang khas, dan tentu saja musikalitas yang tinggi. Gitar bass bukan hanya sekedar menjadi alat musik yang mereka mainkan akan tetapi gitar bass sepertinya sudah menyatu dengan tubuh dan jiwa mereka.

Billy Sheehan.
Billy Sheehan
Siapa yang tidak mengenal bassis Mr.Big ini. Pencabik bass kelahiran New York, 19 Maret 1953 ini sudah pasti tidak asing lagi bagi para pemain bass di seluruh dunia. Saya bahkan menganggap dia legenda hidup dalam dunia musik karena kepiawaiannya membetot senar-senar bass.
Sebagai seorang pemain bass, Billy mulai dikenal ketika membentuk sebuah band yang bernama Talas pada tahun 1979. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri kalau namanya melambung ketika dia bersama dengan Eric Martin (vokal), Paul Gilbert (gitar), dan Pat Torpey (drum) membetuk Mr.Big di tahun 1988. Bersama Mr.Big dia sukses menembus pasaran musik dunia dengan hits-hits yang tidak hanya sekedar menyajikan gemuruhnya musik rock, akan tetapi juga memadukan harmonisasi musik dan skill dari masing-masing personil.
Billy dikenal dengan teknik Two-hand Tappingnya yang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan sampai sekarang masih sulit untuk bisa benar-benar diterapkan oleh pemain bass manapun. Billy juga sukses meraih gelar “The Best Bassist” sebanyak 11 kali versi majalah  Bass Player dan 5 kali versi majalah Burn. Selain itu Billy juga sukses meraih predikat “Best Rock Bass Player” versi majalah Guitar Player.
Billy Sheehan
Two-hand Tapping yang menjadi ciri khasnya
Untuk permainan bassnya, Billy termasuk bass player yang tidak terlalu mengandalkan banyak efek sound. Billy berpendapat bahwa sound yang sebenarnya ada di tangan dia. semakin banyak dia menggunakan efek, maka sound yang keluar dari permainan bassnya akan menjadi tidak orisinil lagi. Billy juga berpendapat bahwa musisi yang baik adalah musisi yang bisa menghasilkan sound tanpa banyak bantuan dari efek-efek sound dan bantuan alat elektronik.
Mr. Big
Billy menghabiskan waktu sejam dalam sehari untuk berlatih. Menurut Bily banyak musisi suka salah kaprah antara berlatih musik dengan bermain musik. Menurut Billy, berlatih adalah melakukan hal-hal tersulit saat memainkan alat musik dan harus memiliki target bahwa setelah berlatih, skill yang dimiliki harus bertambah. Banyak musisi berpendapat kalau memainkan sebuah lagu selama berjam-jam adalah latihan padahal menurutnya itu bukanlah latihan akan tetapi mengulik lagu. Berlatih menurut Billy bukan hanya sekedar berlatih dengan jari-jari kita melainkan juga harus bisa memaksimalkan sound dari tangan kita, bukan dari perangkat yang digunakan.
Billy Sheehan
Selalu memainkan Two-hand Tapping dalam setiap performancenya.

Sebagai pemain bass terhebat di dunia, Billy juga menyarankan untuk memilih bass yang ideal dimana anda merasa nyaman saat memegang dan menggunakannya karena instrument tersebut akan menjadi bagian dari anda selama berjam-jam, berhari-hari, bahkan hingga bertahun-tahun.
Billy juga menekankan bahwa bass adalah mediator antara rhytim dan melodi. Karena itulah bass adalah posisi penting yang memiliki peranan yang penting dalam sebuah band. Seorang pemain bass yang baik harus bisa mengikuti permainan drumernya dan harus bisa memberikan nada pada beat-beat yang dihasilkan.

John Myung
John Myung
Aksinya di atas panggung

Sejak berdirinya Dream Theater pada tahun 1980-an, John Myung yang orangtuanya berasal dari Korea ini selalu setia bersama bandnya itu bahkan pada masa-masa kritis Dream Theater sekalipun. John Myung adalah seorang pemain bass yang memiliki dasar musik klasik yang kuat.
John Myung
Aksinya di atas panggung

Myung berkarakter seorang pribadi yang misterius. Dia jarang terlihat berkomentar tentang dirinya dan menonjolkan dirinya dalam video klip dan konser-konser Dream Theater. Dia lebih senang dan akan sangat antusias ketika ada orang yang mengajaknya berbincang mengenai teknik-teknik bermain bass. John Myung juga terkenal dengan prinsip disiplin berlatihnya yang tinggi. Myung berlatih sedikitnya enam jam sehari. Permainan Johh Myung begitu sulit untuk dipelajari kalau tidak dipelajari dengan sungguh-sungguh dan konsentrasi yang tinggi karena dia begitu mengandalkan speed finger dan tone-tone yang sangat jelas dan seperti Billy yang mempunyai ciri khas bass player tahun 1980-an, dia juga tidak terlalu banyak mengandalkan efek sound pada permainannya.

Flea
Flea
Slap bassnya terkenal dengan slap bass yang paling sempurna dan bersih

Michael Peter Balzary atau lebih dikenal dengan Flea. Basis kelahiran Melbourne, 16 Oktober 1962 ini tentu saja bukan nama yang asing lagi terutama untuk para bass player yang beraliran funk. Melihat permainan bassnya tidak ada orang yang akan menyangka dan percaya kalau dia dulunya ada seorang pemain terompet. Flea terkenal dengan slap bass-nya yang sangat sempurna bahkan slap bassnya masih terdengar sempurna walaupun dia melakukannya sambil jingkrak-jingkrakan di panggung.
Flea
Tidak pernah kehabisan gaya dalam setiap performancenya


Flea
Terkenal dengan aksi panggungnya yang nekat untuk gila-gilaan


Flea
Dia bersama bandnya, Red Hot Chilli Peppers
Dia menggabungkan gaya permainan funky bass style dengan psychedelic, punk, dan hard rock ke dalam permainannya. Permainan flea juga termasuk cukup sulit untuk dipelajari karena speednya terutama dalam memainkan slap bass. Dalam band pun permainan bassnya tidak hanya sebagai pemberi beat saja bahkan bisa berkolaborasi dengan John Frusciante untuk memberikan melodi pada lagu-lagu Red Hot Chilli Pepper (RHCP). Flea tidak pernah kehabisan gaya kala sedang beraksi live di atas panggung dan juga dalam video-video klip RHCP. Flea juga termasuk bass player yang tidak segan-segan untuk beraksi gila-gilaan dalam setiap konser bersama bandnya.


Indro Hardjodikoro
Indro Hardjodikoro
Tidak pernah melepas senyumnya ketika sedang perform

Indro Hardjodikoro
Bass player yang selalu menyajikan permainan yang tertata dengan rapi
Indro Hardjodikoro lahir di Jakarta pada tanggal 14 Desember 1968 dan terkenal dengan panggilan Indro. Pemain bass yang satu ini memiliki segudang pengalaman. Indro mulai dikenal masyarakat saat dia bergabung dengan grup musik Halmahera pada acara Gita Remaja TVRI dia tahun 90-an.
Indro memiliki ciri khas dalam permainannya bassnya yaitu, unsure swing jazz yang selalu terselip dalam permainannya. Indro lebih banyak bermain di orchestra dan rekaman ketimbang bergabung dalam sebuah band. Menurutnya bermain dalam sebuah orchestra lebih memberi dia kepuasan tersendiri dan dia lebih bebas mengeksplore permainannya dan tentu saja skill dia makin bertambah dari ke hari.




Barry Likumahuwa
Barry Likumahuwa

Melihat nama belakangnya sudah pasti kita akan tahu kalau Barry adalah putra musisi jazz kenamaan Benny Likumahuwa. Pemain bass yang bernama lengkap Elseos Jeberani Emanuel Likumahuwa ini berhasil membuat instrument bass dan musik jazz menjadi asyik, ringan, hingga bisa dinikmati semua kalangan. Dia juga berhasil mematahkan pendapat banyak orang yang berpendapat kalau bass tidak hanya berperan sebagai instrument belakang, melainkan bass juga bisa di depan sebagai lead bahkan solo juga.

Barry Likumahuwa
Sukses mematahkan pendapat kebanyakan musisi kalau bass hanya sebagai instrumen belakang saja.

Barry Likumahuwa
Selalu ekspresif dalam setiap performancenya
Barry berjuang sangat keras untuk bisa dikenal seperti sekarang karena pada awal dia merintis karirnya, musik jazz belum terlalu dilirik oleh masyarakat luas. Sampai pada akhirnya Glenn Fredly merekrutnya untuk menjadi personil tetap di band pengiring Glenn. Berkat jasa Glenn Fredly, Barry kini dikenal masyarakat terutama para penikmat dan pelaku dunia musik tidak hanya sebagai bass player melainkan juga sebagi arranger dan music director.

sumber gambar : google

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Followers